Alasan Google Akuisisi Motorola Mobility


Dunia teknologi gempar dengan langkah besar Google mengakuisisi Motorola Mobility. Lalu muncullah asumsi dan pertanyaan-pertanyaan terkait alasan Google melakukan akuisisi tersebut. Sebagian bilang Google melakukan monopoli, ada juga yang bilang bahwa hal itu untuk melindungi OS Android yang diusung google sejak 2007 lalu.

Menanggapi hal tersebut Chief Executive Officer Google Larry Page memberikan penjelasan atas keputusan mengejutkan raksasa internet itu mengakuisisi Motorola Mobility senilai USD12,5 miliar, kemarin malam. Page mengklaim bahwa keputusan Google mengakuisisi Motorola merupakan bagian dari upaya mereka mengembangkan sistem operasi tersebut lebih jauh lagi.

“Menyusul kesuksesan fenomenal Android, Google selalu mencari cara baru untuk mengembangkan ekosistem tersebut. Karena itu saya sangat bersemangat mengumumkan bahwa kami telah setuju untuk mengakuisisi Motorola,” demikian pernyataan Page seperti dikutip Cnet, Selasa (16/8/2011).

“Motorola memiliki sejarah selama lebih dari 80 tahun dalam inovasi di bidang teknologi dan produk komunikasi. Begitu juga dalam perkembangan property intelektual, yang membantu mendorong revolusi komputasi mobile yang bisa kita nikmati saat ini,” Page menambahkan.

“2008 lalu, Motorola melakukan pertaruhan besar dengan menjadikan Android sebagai sistem operasi tunggal di seluruh perangkat smartphone miliknya. Itu adalah pertaruhan yang cerdas dan kami gembira dengan sukses yang telah mereka raih hingga saat ini. Kami percaya bisnis mobile mereka akan terus melesat,” lanjutnya lagi.

Page menjelaskan bahwa kerja sama antara dua perusahaan raksasa itu nantinya mampu menciptakan pengalaman menakjubkan bagi pengguna sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem Android untuk kepentingan konsumen, partner maupun pengembang.

Meski begitu, keputusan Google mengakuisisi Motorola mau tidak mau mencuatkan kekhawatiran bagi vendor pengguna Android lainnya. Mereka tentu cemas Motorola bakal mendapat keuntungan lebih dari Google.

Namun Page dengan cepat menepis kekhawatiran tersebut. “Akuisisi ini tidak akan mengubah komitmen Google untuk menjalankan Android sebagai platform yang terbuka. Motorola akan tetap menjadi salah satu pemilik lisensi Android dan Android tetap menjadi platform terbuka. Kami akan menjalankan Motorola sebagai bisnis yang terpisah,” tegasnya.

Akuisisi Motorola, Google Terancam Gugatan Anti-Trust

Keputusan Google mengakuisisi Motorola Mobility seharga USD12,5 miliar membuat raksasa internet asal Mountain View itu terancam gugatan antitrust karena diduga telah melakukan monopoli.

Sebagai pemimpin dalam pencarian internet dan iklan, sulit bagi Google untuk melakukan akuisisi tanpa mencuatkan tanda tanya. Apalagi, pengakuisisian Motorola diyakini bakal menambah dominasi Google, terutama sebagai pemilik sistem operasi Android yang diadopsi oleh sejumlah vendor besar dunia, termasuk Motorola.

Selain itu, dengan mengakuisisi Motorola, Google otomatis berhak atas ribuan portfolio paten yang dimiliki perusahaan tersebut. CEO Motorola Mobility Sanjay Jha mengatakan pihaknya memiliki sekira 17 ribu paten, dan masih menunggu 7.500 paten aplikasi lainnya.

Namun Chief Legal Officer Google David Drummond cukup optimistis pihak regulator akan memberi lampu hijau terhadap akuisisi ini.

“Kami cukup percaya diri langkah ini akan disetujui. Kami sangat yakin bahwa akuisisi ini merupakan transaksi yang pro-kompetisi,” cetus Drummond sebagaimana dikutip Cnet, Selasa (16/8/2011).

Google sendiri tengah berada dalam pengawasan Federal Trade Commission (FTC) terkait bisnis OS Android-nya. FTC mempertanyakan apakah Google melarang vendor ponsel yang mengadopsi Android untuk menggunakan sistem operasi dari kompetitor.

Pertanyaan yang sama tentunya membayangi akuisisi terbaru Google ini. FTC akan mencari tahu apakah akuisisi Motorola akan menguntungkan Android secara signifikan dan mampu meningkatkan pasar Google dalam bisnis pencarian internet dan periklanan online.

Namun anggapan tersebut langsung ditepis oleh Drummond, yang mengklaim akuisisi ini diperlukan untuk melindungi sistem operasi itu sendiri. “Android jelas telah menambah kompetisi, inovasi serta pilihan pengguna,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s