Warga: Silakan Datang, tapi Jangan Rusuh

Sabrina Asril
Pertemuan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) bertemu dengan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Ode Ida pada Kamis (16/2/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com — Penolakan pelantikan pengurus Front Pembela Islam (FPI) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, beberapa waktu lalu turut memberi imbas hingga Jakarta. Pihak FPI berencana melakukan aksi unjuk rasa di kantor perwakilan pemerintahan Kalimantan Tengah di Jalan Kembang 1 Kramat Kwitang, Jakarta Pusat. Rencana kedatangan ormas pimpinan Habib Rizieq tersebut pun disambut penolakan dari warga setempat.

“Kami sih waspada aja, nggak apa-apa mereka datang tapi jangan rusuh,” ujar Rohimah (42), warga Jalan Kembang 2 RT 07 RW 01 Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, kepada Kompas.com, Jumat (17/2/2012).

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, ibu-ibu tersebut membentangkan spanduk kertas karton berisi penolakan terhadap rencana kedatangan FPI di sekitar wilayah permukimannya.

Sebelumnya, elemen masyarakat menggalang dukungan melalui jejaring sosial Twitter dengan menamakan diri “Gerakan #IndonesiaTanpaFPI”. Mereka mengecam tindakan anarki yang kerap dilakukan oleh FPI tersebut. Hingga pukul 14.45, ratusan personel kepolisian dan Brimob tampak berjaga di sekitar lokasi. Sementara itu, warga tampak berkerumun menunggu kedatangan FPI.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s