Presiden: Mana Werengnya?

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Petugas menyiapkan tempat untuk acara panen raya yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Kamis (16/2/2012). Sekitar lokasi lahan persawahan tersebut tanaman padi milik petani diserang jamur dan busuk batang yang menurunkan hasil panen mereka.

SRAGEN, KOMPAS.com — Sebelum mendatangi lokasi panen raya di Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku menerima banyak sekali pesan pendek (SMS) mengenai kondisi lahan padi tersebut.

Informasi yang diterimanya bahwa lahan padi yang akan dikunjunginya habis terserang hama wereng. “Saya menerima SMS  yang banyak. Katanya, sekali lagi katanya, sawah yang akan kita panen hari ini habis terserang hama wereng. Yang kirim SMS ke saya katanya melihat tayangan TV,” kata SBY seusai panen raya di Ngrampal, Jumat (17/2/2012).

Namun setelah melihat langsung, menurut Presiden, dalam penglihatannya tidak ada serangan wereng.

Informasi yang dihimpun dari Dinas Pertanian Kabupaten Sragen, lahan padi terserang penyakit busuk leher. “Alhamdulillah, sepanjang yang saya lihat, kanan kiri, depan belakang, sepertinya tidak ada yang diserang hama wereng. Malah Pak Sudi Silalahi, piyantun (orang) Batak yang bahasa Jawa-nya luar biasa mengatakan, endi le werenge, endi le werenge (mana werengnya, mana werengnya),” kata SBY.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s