Semburan Lumpur dan Gas di Galian Sumur Warga

Semburan lumpur dan gas dari galian sumur milik Busiri, warga Dusun Batu Lengkong, Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Senin (13/02/2012), kini disertai dengan batu kerikil.
Hal tersebut membuat Busiri dan keluarganya bertambah waswas. Dua kepala keluarga yang tinggal di dekat semburan tersebut mengungsi ke rumah tetangganya agar lebih aman. Beberapa isi rumah sudah diangkut oleh para tetangganya, termasuk juga jagung dan padi yang baru dipanennya.
Sementara Polres Pamekasan dan Polsek Tlanakan sudah memasang garis polisi di sekitar semburan agar warga tidak mendekat ke lokasi semburan. Sejak pertama kali peristiwa semburan gas dan lumpur itu, Busiri bersama lima anggota keluarganya langsung mengangkut barang-barangnya untuk mengungsi. Dirinya khawatir terjadi seperti kasus lumpur Lapindo. “Saya takut seperti di Sidoarjo sehingga semua keluarga saya langsung disuruh pindah ke rumah tetangga dulu,” kata Busiri.
Camat Tlanakan, Fathorrahman, setelah meninjau lokasi semburan, juga meminta kepada semua anggota keluarga Busiri dan warga lainnya untuk tidak mendekat ke lokasi semburan untuk mengantisipasi hal yang membahayakan. “Kita belum tahu sampai kapan semburan itu akan berhenti. Justru sekarang semburannya juga disertai batu kerikil ukuran tangan orang dewasa sehingga pemilik sumur kita ungsikan dulu,” terang Fathorrahman.
Semburan lumpur itu diawali saat Busiri menyuruh tukang bor sumur untuk mendapatkan air. Pengeboran dimulai Senin pagi. Sampai siang hari, pengeboran sudah mencapai kedalaman 28 meter dan sudah mendapatkan sumber air. Namun, Busiri ingin sumber air yang lebih besar lagi karena pada musim kemarau banyak sumber yang kering sehingga ia meminta kepada tukang bor untuk menambah kedalamannya. “Sesuai permintaan pemilik sumur, saya melanjutkan untuk menambah kedalaman sumur. Namun, yang keluar justru gas dan lumpur,” ungkap Rasyidi, pemilik mesin bor.
Setelah mengeluarkan gas dan lumpur, pekerjaan langsung dihentikan. Semua alat-alat pengeboran langsung diamankan. Rasyidi takut jika pengeboran dilanjutkan akan meletus. Semburan itu juga disertai dengan bau belerang yang menyengat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s