SBY Curhat Maraknya Korupsi di Indonesia ke Dubes Asing

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (foto: Abror Rizki/Setneg)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (foto: Abror Rizki/Setneg)

JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini memberikan paparan kepada para duta besar, kuasa usaha dan kepala perwakilan asing dan organisasi internasional yang berkedudukan di Jakarta dalam acara “Silaturahmi Awal Tahun” di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (15/2/2012).

Dalam paparannya, SBY menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sedang berbenah dan membangun paska bergulirnya era reformasi tahun 1998 lalu. Oleh karenanya banyak masalah yang sedang diperbaiki Indonesia saat ini. Misalnya masalah korupsi.

SBY mengatakan, meskipun Indonesia sedang gencar-gencarnya mengkampanyekan gerakan anti korupsi, namun tidak dipungkirinya, bahwa tindakan korupsi masih marak di negeri ini.

“Meskipun kami saat ini gencar mengkampanyekan perang anti korupsi, dan dengan tanpa pandang bulu kami melakukan penindakan bagi kejahatan korupsi, termasuk ratusan pejabat negara telah kami adili. Ada menteri, gubernur, wali kota hingga anggota parlemen yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan. Namun demikian, kasus korupsi masih kerap terjadi,” ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (15/2/2012).

Selain itu, SBY juga mengakui masih adanya birokrasi pemerintahan yang tidak baik di negeri ini. “Selain itu, birokarsi yang tidak baik masih ada,” terangnya.

SBY menjelaskan, sejak era reformaasi tahun 1998, kasus korupsi saat ini hampir terjadi di setiap daerah.

“Karena Jakarta menjadi pusat pemerintahan, kasus korupsi hampir sebagian besar terjadi di Jakarta. Namun, di era reformasi, ternyata kasus-kasus korupsi terjadi di banyak daerah dan di banyak tempat,” jelasnya.

Oleh karenanya, SBY mengakui bahwa pemerintah Indonesia akan tetap berupaya keras untuk memperbaiki kondisi negeri dari praktek-praktek kotor seperti korupsi.

“Meskipun indeks korupsi dunia mengatakan bahwa 7 tahun belakangan ini dikatakan Indonesia makin membaik, namun masih banyak yang harus kami lakukan untuk sampai kepada tingkatan yang lega dan nyaman,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s