Kecelakaan Marak, Kondisi Bus Diperiksa

 

 

 

 

 

 

 

 

Liputan6.com, Majalengka: Pemeriksaan terhadap bus-bus yang beroperasi di jalan raya dilakukan sejumlah pihak. Hal ini menyusul serentetan kecelakaan bus yang menewaskan puluhan penumpang dalam beberapa waktu terakhir.

Dinas Perhubungan dan Polres Majalengka memeriksa kondisi bus pariwisata yang menabrak sejumlah kendaraan sehari sebelumnya. Kepala Dinas Perhubungan mengklaim bus itu masih laik jalan akan tetapi ada sejumlah hal yang bisa menjadi penyebab kecelakaan.

“Kecenderungan saya ini fifty-fifty antara human error dan kendaraan yang kurang laik,” kata Kadis Perhubungan Majalengka,
Eron Sandi, Selasa (14/2).

Pemeriksaan serupa juga dilakukan di Garut, Jawa Barat. Hal ini dilakukan setelah terjadinya kecelakaan maut yang melibatkan Bus Karunia Bakti dan mengakibatkan belasan jiwa melayang. Sejumlah awak dan mekanik di pool Bus Karunia Bakti memperketat pengecekan bus sebelum beroperasi. Pengujian di garasi dilakukan dengan mengecek berbagai kompones mesin, oli, air radiator, dan pengencangan karet timing belt, serta beberapa hal lainnya.

Pengecekan kedua dilakukan saat bus berada di terminal. “Tidak boleh operasi sebelum diperbaii lagi,” ujar Andi petugas operasional Bus Karunia Bakti.

Langkah lain dilakukan Dirjen Perhubungan darat dengan mengumpulkan 19 pengelola perusahaan otobus se-Jawa Timur. Dalam pertemuan tertutup itu, dirjen mendesak pengelola perusahaan untuk meningkatkan pengawasan terhadap sopirnya. Pemerintah mengancam memberikan sanksi tegas bila masih ditemukan pelanggaran atas peraturan yang berlaku.(MEL)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s