Para Penggali Kubur Demo Developer

DEMAK – Para penggali kubur beserta ratusan warga Demak, Jawa Tengah, melakukan aksi unjuk rasa memprotes pengembang perumahan yang merusak jalan menuju makam. Dalam aksinya mereka membawa keranda mayat dan pocong sebagai simbol terganggunya ahli kubur akibat aktifitas pembangunan perumahan.

Ratusan warga Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen ini menuntut segala aktifitas pembangunan perumahan yang menggunakan jalan menuju Makam Sayangan dihentikan. Sebab menurut warga setempat kondisi jalan makam yang semula sudah dibeton kini jadi rusak parah akibat sering dilewati kendaran berat bermuatan material bangunan.

“Apalagi pada musim penghujan sekarang ini kondisi jalan bertambah parah hingga tidak dapat dilewati kendaraan,” ujar kordinator aksi Abdul Aziz di Demak, Selasa (7/2/2012).

Padahal, sambung dia, jalan yang dibangun menggunakan dana swadaya. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju makam. Mereka mengecam oknum perangkat desa yang diduga telah bekerjasama dan menjual jalan tersebut kepada pihak pengembang.

Dalam aksi warga ini sejumlah penggali kubur juga turut serta sambil membawa sejumlah poster pocong dan keranda mayat untuk diarak menuju lokasi perumahan yang berada di sebelah makam. Namun warga tidak dapat memasuki area perumahan karena dijaga ketat oleh polisi dan TNI.

Sementara itu Ketua Komisi C DPRD Demak, Slamet Fahrudin yang datang ke lokasi turut mendesak pengembang agar menyediakan jalan sendiri untuk pembangunan perumahannya. Di kawasan Desa Mranggen tersebut sedianya akan dibangun 1.000 unit rumah oleh PT Hamparan Cipta Griya Semarang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s